Jumat, 25 September 2020

Semu Tak Berujung

 

Samar Bayangan (@warna_tanpa) | Twitter

Semu Tak Berujung 


Dalam rintik tadi malam

Terbelai angin dan angan

Tak ada seorangpun disana, kecuali bayangan yang wanita itu ciptakan sendiri

Terkapar diatas bumi yang bahkan tak tahu ada dimana

Diatas rindang, riuh hujan menghujam

Untuk hari yang dilewati

Seorang wanita menunggu disaana

Diatas rerumputan, bersama bayangan

Tidak, jelas ia melihat bahwa ialah bayangan itu

Simpati menariknya untuk ikut berbaring

Rela jika harus terbasahi oleh hujan dan rindu yang mengalir

Wanita itu terdiam

Sibuk menciptakan narasi panjang yang bahagia

Menciptakan air mata kesedihannya

Tangannya tergerak, menghapus dengan tulus

Meringkuk memperhatikan, menjaga rindunya agar terlelap

Bibirnya sengaja mencipta kelu, tangannya mengikat diri

Seluruh tubuhnya terasa mati

Perlahan hatinya menegar

Berucap pada sebuah perasaan didalam dadanya

Membiarkan wanitanya bermain bersama bayangan miliknya

Tanpa tahu, bahwa raga yang sebenarnya

Tengah mendekap dengan erat tanpa mendekap

Lalu berkata

"Bermainlah, aku akan benar-benar datang nanti"


1 komentar:

Semu Tak Berujung

  Semu Tak Berujung  Dalam rintik tadi malam Terbelai angin dan angan Tak ada seorangpun disana, kecuali bayangan yang wanita itu ciptakan ...